BERCAKAP

Kita bercakap dengan waktu yang lama.
Dimana menceritakan hal - hal yang menarik, ah lebih tepatnya aku yang lebih banyak menanyakan tentang dirimu. 
Pertama kalinya aku memberanikan diri untuk bertanya kepadanya "Apa kamu sudah tidur?" begitulah pesan yang aku kirim tapi ya tidak sebaku itu. 
Dan jawaban dia memang membuatku menunggu dahulu kurang lebih sejam kemudia baru di membalas dengan balasan yang aku harapkan "belum tidur, aku baru pulang."
Dan aku juga memberanikan diri untuk berkata "aku ga bisa tidur, aku telepon ya?" dia menjawab dengan kata "kepada sini cerita, telepon aja ", perasaan senang yang tidak biasanya, untuk pertama kalinya dia menemani aku dikala aku bosan. Aku bahagia bahkan sangat, kita menceritakan banyak hal, tentang dia tentang aku. 
Malam pun semakin larut percakapan kita semakin menarik, dan pertama kalinya juga aku mendengar derungan nafas dia yang begitu tenang. Dia tertidur dengan damai, lucu si aku yang meminta dia menemaniku karna tidak bisa tidur dan malah dia yang tertidur lelap. Aku paham dia mungkin lelah karena kita pun berteleponan diwaktu yang dimana orang - orang mungkin sudah masuk kedalam mimpi mereka. 
Entah malam itu memang lagi keberuntungan aku karena bisa berbicara dan bertukar cerita dengan orang yang aku idamkan atau memang ini hanya kebetulan yang bukan berarti apa apa. 
Dan di pertengahan percakapan kita ada ucapan dia yang membuatku terganggu. Dia bilang bahwa "Kalau suka sama orang itu bilang jangan di pendam" dan aku berkata didalam hati ku,kamu yang aku idamkan, apa jika aku berkata kepada dirinya dia akan menerima dan tidak akan menjauhiku?.
Aku harap dengan ketidak sadaran dirimu terhadap perasaan ku itu memang yang terbaik untuk pertemanan kita berdua. 
Karena ada sesuatu yang dimana semua itu tidak harus dibicarakan atau diungkapan, bukan karena tidak berani tetapi hanya untuk menjaga kedekatan yang sudah nyaman ini dan tidak ingin merusak sesuatu yang tidak seharusnya menjadi jauh. 

Salam 


SA-Sebuah Cerita 💓

Komentar