Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2021

MENJAUH PERLAHAN

Semua berlalu Aku memutuskan untuk mencoba menjauh, bukan tidak lagi menyukainya melainkan aku berserah kepada takdir  Kita mengenal secara virtual Pertemuan yang hanya sekali dan itu berarti  Percakapan kita semakin singkat Tidak ada harapan  Aku menemukan kata - kata yang menyadarkan diri ku  "Sebaik apapun dirimu, setulus apapun dirimu, secantik apapun dirimu, dan sesabar apapun dirimu. Itu tidak akan berarti apa apa dibandingkan dengan seseorang yang selalu ada disisinya, yang selalu menemaninya jalan bukan menemaninya lewat chating, yang menemaninya berbicara bukan menemaninya lewat telepon"  Dan disini aku sadar, hubungan seperti itu hanya ada dua kemungkinan, kemungkinan dia akan luluh dan dia akan menyerah dengan hubungan yang tidak nyata. Dan akupun tidak banyak berharap untuk dia menengok kearahku bahwa aku memandang dia bukan hanya sekedar teman melaikan dengan tatapan yang melibatkan perasaan.  Dan untuk kamu yang mengalami situasi seperti ini, ...

BERCAKAP

Kita bercakap dengan waktu yang lama. Dimana menceritakan hal - hal yang menarik, ah lebih tepatnya aku yang lebih banyak menanyakan tentang dirimu.  Pertama kalinya aku memberanikan diri untuk bertanya kepadanya "Apa kamu sudah tidur?" begitulah pesan yang aku kirim tapi ya tidak sebaku itu.  Dan jawaban dia memang membuatku menunggu dahulu kurang lebih sejam kemudia baru di membalas dengan balasan yang aku harapkan "belum tidur, aku baru pulang." Dan aku juga memberanikan diri untuk berkata "aku ga bisa tidur, aku telepon ya?" dia menjawab dengan kata "kepada sini cerita, telepon aja ", perasaan senang yang tidak biasanya, untuk pertama kalinya dia menemani aku dikala aku bosan. Aku bahagia bahkan sangat, kita menceritakan banyak hal, tentang dia tentang aku.  Malam pun semakin larut percakapan kita semakin menarik, dan pertama kalinya juga aku mendengar derungan nafas dia yang begitu tenang. Dia tertidur dengan damai, lucu si aku yang meminta ...

STEP AWAY ~ STEP CLOSER

Gambar
  Aku bimbang. Antara melanjutkan langkahku tetapi aku tidak mengetahui sampai kapan aku bisa sejajar dengan langkahmu. Atau aku berhenti sejenak sampai kamu menyadari bahwa aku tidak lagi mengikuti langkahmu dan menunggu dirimu untuk berbalik kearahku dan menyondorkan tangan mu menyuruhku untuk menggenggamnya dan kita berjalan berdampingan. Atau aku berbalik arah meninggalkan semuanya karena aku tidak ada harapan lagi untuk terus maju dan ada seseorang yang bersedia menggenggam tanganku dengan tulus.  Semua opsi itu memiliki jawaban yang berkaitan, jika aku terus melangkah entah sampai kapan kamu menyadari bahwa aku sedang berusaha meraimu, tetapi jika aku lelah mensejajarkan langkah kecilku dengan langkah mu yang begitu lebar maka aku akan menunggu aku tidak tau kamu akan berbalik atau tidak, dan jika aku berbalik arah karena ada seseorang yang begitu tulus untukku maka aku akan kehilanganmu dan entah kamu merasa kehilanganku atau tidak  Tapi ada harapan disemua opsi ji...

MISS YOU

Rindu itu tidak salah.  Merindukan seseorang itu wajar apalagi kalau dia memang sangat berarti untuk kamu. Tapi yang disayangkan saat kamu rindu kamu tidak bisa apa apa, bilang "aku rindu" pun itu tidak pantas karena aku siapa kamu?, ingin menemuinya pun itu sangat sulit karena jarak yang begitu jauh.  Resiko dalam merindukan seseorang yaitu saat dia bukan siapa - siapa kamu. Dia masi orang asing yang kebetulan hadir ditengah - tengah hari mu. Manusia hanya bisa mengikuti alur cerita yang ditentukan, entah dia bisa menjadi milikmu ataupun sebaliknya. Tetapi yang harus kamu ingat bahwa setiap doa dan sebuah perjuangan tidak ada yang akan mengecewakan karena tuhan tau apa yang pantas untuk dirimu.  Ketika hatimu sudah miliknya yang harus kamu lakukan menjaga hati itu untuk selalu bertitik pada satu orang, ya walaupun orang itu tidak mempunyai perasaan yang sama. Tapi dari sini kamu seseorang yang sangat hebat bisa menyimpan semuanya hany satu hati, walaupun hati kamu sendir...

SEBUAH KISAH

 Kisah aku dan kamu tidak rumit, tetapi pertemuan kita yang sulit, kita sepasang manusia yang baru dipertemukan. Berawal dari sebuah ketidak sengajaan, aku sedang bercakap dengan temanku melalui telepon dan tiba - tiba aku mendengar suara yang begitu asing ditelingaku.  Kamu, kamu mengambil alih telepon itu dan kamu berkata " Halo, gue temennya reza, temen sekelas lo" saat itu kita baru pertama kali masuk kuliah. Begitu asing tetapi aku nyaman untuk mendengarnya, disana aku mulai menyukainya, menyukai suara indah itu dan suara itu membuat aku ingin mendengar kembali. Percakapan kita begitu singkat, tetapi yang singkat itu membuat aku bisa dekat dengannya.  Kita hanya teman, entah sampai kapan kata teman itu akan berubah menjadi yang lain. aku menunggu tetapi aku tidak begitu berharap kepadanya. karna aku tau ketika aku berharap hubungan ini akan berlanjut tapi kenyataannya tidak itu hanya akan menyulitkan diriku sendiri.  Cinta itu emang sebuah kisah yang sangat meny...

PERTEMUAN

waktu yang singkat tidak, bukan waktu yang singkat melainkan pertemuan kita yang singkat hari yang indah bagiku  aku bisa menatap matamu, wajahmu kita saling berbicara dengan ekspresi wajah yang entahlah  kita berjalan berdampingan walaupun itu hanya sesaat kita bahkan saling bersentuhan lengan. bahagia, itulah perasaan aku kali ini  perasaan yang sudah lama hilang kini kembali lagi walaupun dengan orang yang berbeda tetapi dirimu aku menyukainya. pertemuan yang aku nanti - nantikan hari ini terwujud pertemuan yang meyakinkan bahwa perasaan yang dimiliki bukan hanya sekedar semata melainkan memang benar benar NYATA. 😊 salam  SA-sebuah cerita💓